the pain
aku ingat saat berjalan dengan indah bak pangeran berjubah. Seketika, terasa aliran listrik menyengat relung didalam dadaku. Dan aliran itu semakin deras kurasakan ketika mata kita bertemu dalam satu pandangan. apakah aku menyukaimu pada saaat pandangan pertama? tentu saja. Siapa yang tak akan terpesona pada sosok dan parasmu. Berrtubuh jangkung berisi dan kokoh. Kau tidak mempunyai sorot mata elang yang mampu membuatku bertekuk lutut padamu. Namun teduh tatapanmu tak pernah membuatku bosan memandangnya. Bibir tipus yang menggoda. Kulit halus sawo matang dan bertubuh tegap. Menurut pendapat orang. Ketampanan adalah suatu hal yang relatif namun bagiku, sempurna adalah nilai yang kuberikan untuk rupamu.
dan akhirnya, tangan kita berjabar. Jemari kita saling bertaut. disusul oleh suara lembut yang terucap melalui bibir tipismu. Menangkap jati dirimu. Ferry Norila. itulah namamu.Lagi, sengatan itu mengalir dalam setiap saraf dan otot dalam tubuhku. dan ketika sosokmu menghilang dibalimk keramaian. nama dan rupamu semakin jelas terekam dalam memoriku.
satu tahun sudah kita lewati dari pertama mata ini memujamu. waktu yang lebih dari cukup untuk membuat dirimu dan diriku menjadi sepasang karib. dirimu yang dewasa mampu menjadi sandaran yang manja. Satu tahun bersama sebagai sahabat membuat banyak hal yang telah kita bagi bersama. canda tawa, tangis duka, dan getitnya asam kehidupan yang telah kita bagi bersama. namun apakah kau tau, benih benih yang satu tahun yang lalu tertanam dihatiku kini telah tumbuh. berakar dan bercabang. seringkali aku mencoba untuk menabangnya, namun semakin panjangnya pula jalarnya yang merambat.
terkadang dedaunannya menggelitik hatiku untuk mengungkap keberadaan inangnya. agar ia mampu tumbuh bebas. Namun logikaku terus menimbang akan kemungkinan layunya ia sebelum berbuah. maka aku tetap menyimpannya dalam ladang sempit dihatiku.
suatu malam kita duduk bersama, mencoba membunuh gulita dengan canda dan tawa. seperti biasa. ditemani kilau bintang dan remang purnama. namun tiba-tiba kau terdiam ditengah tawa yang sedang menggema. ketika aku menatapmu, ternyata matamu telah mengunci diriku terlebih dahulu. tak dapat aku terjemahkan arti dari tatapanmu. dan bibirmu juga tak kunjung bersuara. perlahan wajahmu semakin mendekat. membuat detak janhtungku semakin menggila. tubuhku pun membeku, ketuka bibr tipismu menyentuh lembut bibrku. aku hanya terdiam tanpa mampu membalas. akhirnya kau menarik lagi tubuhmu. dan kembali menatap lekat bola mataku. bibirmu akhirnya bergerak, bersuara, berucap "aku mencintaimu!".
jangan tanya tentang apa yang aku rasakan. bahagia? lebih dari sekedar kebahagiaan yang aku rasakan. cinta yang selama ini terpendam terbalas sudah. landing cintaku kini kita lewati. kembali mencoba menaklukan dunia. meski kini sedikit bebeda. kau bukanlah sahabat kkaribku lagi, melainkan kekasihku. Kini aku bebas mencium bibir tipismu atau hanya sekedar memeluk tubuh tegapmu. Terasa begitu indah duniaku kini.
Namun tiada tawa tanpa duka. dan kebahagiaan tanpa kepedihan. Roda kehidupan selalu berputar. Menaikan mereka yang dibawah. Dan menurunkan ia yang tengah berada diatas. Masalah selalu menjadi teman kehidupan. Termasuk untuk hiduypku. aku jatuh tersungkur. Tatkala seorang dari masa lalu mengungkap jati diriku pada keluargaku. Tak terelakan lagi, muka kedua orang tua menanti didepan mata. Namun dirimu tetap setia berdiri disampingku. Menjadi penguat atas lemmahnya diriku.
Tertatih aku bangkit dari keterpurukan. Dengan dirimu sebagai sandaran. Dan saat itu aku tahu, tiada satu hal apapun yang mampu menjatuhkanku bila dirimu disisiku. Dan bahagia berhasil kurengkuh kembali bersamamu. Bertahun-tahun kita bersama. Merajut cinta. Meraih mimpi. mengukir cerita. Memang, cerita cinta kita tak selalu berisi narasi kata bahagia.Karena tak jarang pula masalah hadir memicu amarah. Namun kita selalu berusaha menaklukan ego, meski tak jarang kita harus berpisah untuk menciptakan kata damai.
Ah...terasa begitu indah cerita kita. Namuntak seindah kata-kata sang pujangga. Namun mambuat iri beribu pasang mata. Sempurna. Tak berlebihan bila aku menganggap dirimu sempurna. Kesempurnaa dengan cara dan jalan yang kau miliki. Namun kesempurnaa yang kau miliki seketika luntur. lenyap tak berbekas. Tatkala aku melihat dirimu tengah bermain cinta dengan seorang entah siapa. Ditempat yang menjadi saksi untuk indahnya malam yang kita telah kita lewati bersama.
Seketika tersa berpuluh kilo beban jatuh menghantam ubun-ubun keepalaku. Segala daya lenyap tak terbekas. Badannku berggetar hebat, menahan segala rasa dan tanya yang semakin kencang memutar mengitari pusat pikiranmu. Tak berucap. Tak bersuara.
Perpuitaranroda kehidupan kembali menghampiri takdirku. Menjatuhkan diriku yang tengfah melambung tinggi. Sakit tak terkira kurasakan didalam jiwa. mengusir segala rasa yang hendak menghampiri sukma. Mega senja kini telah berganti gulita malam. Menyesakan setiap rongga dalam dada.
Padang cinta berhias bunga kini telah tiadda. Direnggut paksa oleh badai penuh nista. Jangankan benih yang telah tertanam, kelopaknya pun sudah tak dapat kutemukan. Yang adaa hanyalah kerikil yang semakin membuat perih setiap jejak yang menapak.
Dan kini kau berada dihadapanku. Berlutut dengan tunduk kepalamu. Menucap beribu kata maaf. dan mengulang beratus penyesalan. mengharap cinta yang akarnya telah kau cabut paksa. Meminta hati yang telah kau hancurkan hingga berkeping. Diriku bertanya, bagaimana aku bisa memberikan kembali hatiku padamu, bila hingga kini serpihannya pun tak mampu aku satukan. Andai saja kau mengerti. Mengobati hati yang tersakiti tak semudah memberi maaf untuk kata yang salah terucap.
Jumat, 11 Juli 2014
pelatihan data base bersama teman-teman PKBI JABAR
Assalamu'alaikum wr.wb......
Bandung 25 - 26 Februari 2014
bertempatkan di Wisma PKBI JABAR
Jl. Soekarno Hatta - Bandung
pelatihan di mulai pada hari selasa tagnggal 25 februari dengan materi yang ga jelas menurut saya, kenapa saya menyebut ga jelas karena membuag-buang waktu dari acara mulai dari jam 09:00-16:00 WIB dan materinya hanya sekedar MENGISTAL saja.
Tugas Korespondensi Kearsipan
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
Nomor : 12 April 2014
Yth.
PT MUTIARA CEMERLANG
Jl.
Urip Sumoharjo Km.7
Jakarta
Hal : Pengaduan
Dengan
hormat,
Terima kasih atas pengiriman barang yang
dilakukan dengan faktur no: 10/MC.4/II/14, tertanggal 10 April 2014. Setelah
barang kami terima dan diperiksa dihdapan pegawai saudara, sdr. Indra, ternyata
ada beberapa permasalahan.
Permasalahan tersebut adalah : dari 6 unit computer yang
kami pesan ada 2 unit computer yang tidak bisa dapat dipergunakan karena rusak,
karena itu barang kami butuhkan. Maka kami berharap barang tersebut dapat
diganti paling lambat 3 (tiga) hari setelah surat ini saudara terima . Bila
sampai tanggal tersebut permasalahan tidak diselesaikan, maka dengan terpaksa pemeblian
dibatalkan.
Kami berharap kejadian tersebut tidak terulang
kembali. Atas perhatian dan kerjasama saudara
kami ucapkan terima kasih.
Hormat
kami,
Joko Punomo
Manajer
Pemesanan
Jp/mn
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
Nomor :
8 Maret 2014
Yth. PT MULTI SARANA
Jl.
Peganggasaan Timur 45
Jakarta
Hal
: Pesanan Mesin Fax
Dengan hormat,
Menindaklanjuti
penawaran yang pernah saudara ajukan kepada kami pada tanggal 8 Maret 2014 dan
kami tertarik dengan penawaran barang serta harga yang tercantum dalam brosur,
maka dari itu melalui surat ini kami akan memesan sejumlah produk yang saudara
tawarkan.
Adapun barang
yang kami pesan adalah mesin fax sebanyak 2 unit.
Pembayaran akan
dilakukan setelah barang diterima dengan keadaan kondisi baik, kami harap
sebelum tanggal 8 Maret 2014 barang tersebut telah kami terima.
Sambil menunggu
datangnya barang pesanan tersebut, kami sampaikan terima kasih.
Hormat kami,
Joko Purnomo
Manajer Pemesanan
Jp/mn
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
Nomor :
20 Maret 2014
Yth. Radela Yola
Jl. Griya Bandung Indah A10
Bandung
Hal
: Panggilan Wawancara Kerja
Dengan hormat,
Berdasarkan
surat yang Anda kirimkan pada tanggal 15 Maret 2014, dengan ini kami sampaikan
bahwa berkas lamaran saudara memenuhi persyaratan yang ditetapkan, sehingga
Anda dapat mengikuti wawancara kerja pada,
Hari/tanggal :
Selasa, 25 Maret 2014
Tempat : di PT Bukaka Raya Jl. MT Haryono
Kav.127 Jakarta
Waktu : 09:00 WIB
Demikian surat panggilan kerja ini
dibuat, atas perhatian Anda kami ucapkan terima kasih.
Hormat
kami,
Kemala
Ayu, MM
Manajer SDM
KA/mn
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
Nomor : 8
Maret 2014
Kepada
PT DINAMIKA
ELEKTRONIKA
Jl. Oto Iskandar
Dinata
Bandung
Perihal : Penawarn Mesin Kantor
Dengan hormat,
Kami adalah
supplier mesin kantor bermaksud untuk menawarkan berbagai macam mesin kantor
seperti mesin fotocopy, mesin penghancur kertas dan layar proyektor sebagai
fungsi kantor.
Sebagai
perkenalan atas produk ini kami akan berikan pelatihan penggunaan mesin secara
cuma – Cuma dengan layanan purna jual garansi dan service gratis selama 1
(satu) tahun dan jaringan service diseluruh Indonesia.
Demikian
penawaran ini kami sampaikan, kami menungu tanggapan positif dari saudara. Kami
ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Lampiran : Brosur PT BUKAKA RAYA
Ir. Joko
Purnomo, MBA
Manajer
pemesanan
Jp/mn
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
Nomor :
8 Maret 2014
Kepada
PT MUTIARA
CEMERLANG
Jl. Urip
Sumoharjo Km.7
Jakarta
Hal : Pesanan Komputer
Dengan hormat,
Menindak lanjuti
surat penawaran yang pernah saudara ajukan kepada kami, dan kami tertarik
dengan penawaran barang serta harga yang tercantum dalam brosur maka dari itu
melalui surat ini, kami memesan produk yang saudara tawarkan.
Adapun barang
yang kami pesan adalah 6 unit komputer dengan diskon 20 %
Barang ingin
dikirim pada tanggal 10 April 2014 dan pembayaran akan dilakukan setelah barang
diterima dengan kondisi baik.
Sambil menunggu
datangnya barang pesanan tersebut kami sampaikan terima kasih.
Hormat kami,
Ir. Joko
Purnomo, MBA
Manajer
pemesanan
Jp/mn
PT BUKAKA RAYA
JL. MT Haryono
Kav.127
PENGIRIMAN BARANG
No. :
Yth. Kabag
Pembelian PT DINAMIKA ELEKTRONIKA
Jl. Oto Iskandar
Dinata 123
Bandung
Dengan hormat,
Kami ucapkan
terima kasih atas surat pesanan Saudara tanggal 12 Maret 2014, hari ini kami
kirimkan barang yang Saudara pesan.
Bersama ini kami
kirimkan faktur sebesar Rp. 81.600.000 (Delapan puluh satu juta enam ratus ribu
rupiah) yaitu seluruh harga barang tersebut setelah dikurangi 20 % sesuai
perjanjian, kami harap 3 (tiga) hari setelah barang tersebut Saudara terima pembayaran
dapat segera Saudara kirimkan.
Atas kerjasama
yang baik, kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 17
Maret 2014
Hormat kami,
Ir .Joko
Purnomo, MBA
Jp/mn
tugas Epidemiologi
Apa
HIV itu?
Sekilas mengenai sistem kekebalan tubuh
Apa AIDS itu?
Apa perbedaan antara HIV dan AIDS?
Apa stadium infeksi itu?
Apa terapi antiretroviral itu?
Dari mana asalnya HIV?
Apa tes HIV itu?
Bagaimana HIV menular?
Bagaimana HIV tidak dapat ditularkan?
Apa yang dimaksud dengan perilaku berisiko tinggi?
Apa artinya seks yang lebih aman?
Apa artinya pengurangan dampak buruk narkoba?
Apa yang dimaksud dengan ‘HIV Stop di Sini’?
Sekilas mengenai sistem kekebalan tubuh
Apa AIDS itu?
Apa perbedaan antara HIV dan AIDS?
Apa stadium infeksi itu?
Apa terapi antiretroviral itu?
Dari mana asalnya HIV?
Apa tes HIV itu?
Bagaimana HIV menular?
Bagaimana HIV tidak dapat ditularkan?
Apa yang dimaksud dengan perilaku berisiko tinggi?
Apa artinya seks yang lebih aman?
Apa artinya pengurangan dampak buruk narkoba?
Apa yang dimaksud dengan ‘HIV Stop di Sini’?
HIV berarti Human Immunodeficiency Virus.
HIV hanya menular antar manusia. Ada virus yang serupa yang menyerang hewan,
tetapi virus ini tidak dapat menular pada manusia, dan HIV tidak dapat menular
hewan. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, yaitu sistem yang melindungi tubuh
terhadap infeksi.
Karena pada tahun-tahun pertama setelah
terinfeksi tidak ada gejala atau tanda infeksi, kebanyakan orang yang
terinfeksi HIV tidak mengetahui bahwa dirinya telah terinfeksi. Segera setelah
terinfeksi, beberapa orang mengalami gejala yang mirip gejala flu selama
beberapa minggu. Penyakit ini disebut sebagai infeksi HIV primer atau akut. Selain itu tidak ada tanda infeksi
HIV. Tetapi, virus tetap ada di tubuh dan dapat menular pada orang lain.
Sistem kekebalan tubuh kita bertugas untuk
melindungi kita dari penyakit apa pun yang setiap hari menyerang kita dari
luar. Salah satu unsur yang penting dalam sistem kekebalan tubuh adalah sel
CD4, salah satu jenis sel darah putih. Namun sel CD4 dibunuh oleh HIV saat
menggandakan diri dalam darah. Semakin lama kita terinfeksi HIV, semakin banyak
sel CD4 dibunuh, sehingga jumlah sel tersebut menjadi semakin rendah. Dengan
semakin sedikit sel CD4, kemampuan sistem kekebalan untuk melindungi kita dari
infeksi juga semakin rendah.
Oleh karena itu, kesehatan sistem
kekebalan tubuh dapat dinilai dengan mengukur jumlah sel CD4. Pada orang yang
tidak terinfeksi HIV, jumlah sel CD4 berkisar antara 500 dan 1.500. Setelah
kita terinfeksi HIV, jumlah ini mulai menurun.
AIDS berarti Acquired Immune Deficiency Syndrome. Mendapatkan infeksi HIV menyebabkan
sistem kekebalan menjadi semakin lemah. Keadaan ini akan membuat orang mudah
diserang oleh beberapa jenis penyakit (sindrom) yang kemungkinan tidak
mempengaruhi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Penyakit tersebut
disebut sebagai infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik termasuk jamur pada mulut,
jenis kanker yang jarang, dan penyakit tertentu pada mata, kulit dan sistem
saraf.
Seorang yang terinfeksi HIV dapat tetap sehat
bertahun-tahun tanpa ada tanda fisik atau gejala infeksi. Orang yang terinfeksi
virus tersebut tetapi tanpa gejala adalah ‘HIV-positif’ atau mempunyai
‘penyakit HIV tanpa gejala.’
Apabila gejala mulai muncul, orang disebut
mempunyai ‘infeksi HIV bergejala’ atau ‘penyakit HIV lanjutan.’ Pada stadium
ini seseorang kemungkinan besar akan mengembangkan infeksi oportunistik. ‘AIDS’
merupakan definisi yang diberikan kepada orang terinfeksi HIV yang masuk pada
stadium infeksi berat.
AIDS didefinisi sebagai:
- jumlah sel CD4 di bawah 200; dan/atau
- terjadinya satu atau lebih infeksi oportunistik
tertentu
Istilah AIDS terutama dipakai untuk
kepentingan kesehatan masyarakat, sebagai patokan untuk laporan kasus. Sekali
kita dianggap AIDS, berdasarkan gejala dan/atau status kekebalan, kita
dimasukkan pada statistik sebagai kasus, dan status ini tidak diubah walau kita
menjadi sehat kembali. Oleh karena itu, istilah AIDS tidak penting buat kita
sebagai individu.
Orang terinfeksi HIV (atau disebut Odha)
yang mempunyai semakin banyak informasi, dukungan dan perawatan medis yang baik
dari tahap awal penyakitnya akan lebih berhasil menangani infeksinya. Terapi
antiretroviral (ART) yang sekarang semakin terjangkau dapat memperlambat
kecepatan penggandaan HIV; obat lain dapat mencegah atau mengobati infeksi yang
disebabkan HIV.
WHO, organisasi kesehatan sedunia,
membentuk sistem untuk menggolongkan tahap penyakit HIV berdasarkan tanda dan
gejala dalam empat stadium:
- Stadium 1: tanpa gejala
- Stadium 2: penyakit ringan
- Stadium 3: penyakit lanjutan
- Stadium 4: penyakit berat
Dulu AIDS dan penyakit HIV dikenal sebagai
penyakit yang mematikan dan yang tidak ada obatnya. Sekarang zaman sudah
berubah! Walaupun infeksi HIV masih belum dapat disembuhkan, ada obat yang
dapat menekan penggandaan virus itu dalam darah kita sehingga jumlah virus
menjadi sangat rendah. Obat tersebut dikenal sebagai antiretroviral (ARV), dan
umumnya kita harus memakai tiga macam obat bersamaan, yang disebut
sebagai terapi antiretroviral (ART).
ART yang tersedia saat ini di Indonesia
umumnya harus dipakai dua kali sehari dengankepatuhan tinggi. Karena HIV tetap ada di tubuh kita, dan tanpa obat akan mulai
menggandakan diri lagi, ART harus dipakai untuk seumur hidup. Namun ada harapan
dalam beberapa tahun, kita hanya harus memakai obat sekali sehari, dan kemudian
(mungkin 15 tahun lagi?) akan berbentuk satu suntikan sebulan sekali.
Walaupun kita memakai ART, dan walaupun
jumlah virus dalam darah kita menjadi sangat rendah (di bawah tingkat yang
dapat diukur), kita masih dapat menularkan HIV kita pada orang lain melalui
perilaku berisiko.
Tidak ada seorang pun yang tahu asal HIV, cara kerja yang sesungguhnya atau bagaimana HIV dapat diberantas dari
tubuh seseorang. Di setiap negara, waktu laporan infeksi HIV pertama muncul,
orang menyalahkan kelompok yang sudah terpinggirkan (dan oleh karena itu pada
umumnya lebih mudah diserang infeksi HIV, karena kemiskinan dan tidak
terjangkau oleh layanan dan informasi). Biasanya yang disalahkan adalah orang
‘dari luar’ atau yang penampilannya atau perilakunya ‘berbeda’. Semua itu
membawa masalah saling menyalahkan dan prasangka. Artinya juga bahwa banyak
orang menganggap bahwa hanya orang dalam kelompok ini berisiko tertular HIV dan
bahwa ‘itu tidak mungkin terjadi pada saya.’ Ketidakpastian mengenai asal
usulnya HIV dan siapa yang terpengaruh oleh HIV juga membuat orang bahkan siap
menyangkal bahwa HIV sebetulnya ada di antaranya.
Tes HIV menemukan antibodi terhadap HIV dalam darah. Antibodi itu dibuat oleh
sistem kekebalan tubuh sebagai reaksi terhadap infeksi oleh virus tersebut.
Apabila tidak ada antibodi, seseorang disebut sebagai antibodi negatif
(seronegatif atau HIV-negatif). Hasil tes dapat negatif (atau disebut
‘non-reaktif’) apabila seseorang baru saja terinfeksi, karena setelah
terinfeksi pembentukan antibodi makan waktu sampai tiga bulan. Masa antara
infeksi dan terbentuknya cukup banyak antibodi untuk menunjukkan hasil tes
positif disebut ‘masa jendela’.
Bila hasil tes HIV adalah negatif, tetapi
yang bersangkutan sudah berperilaku berisiko terinfeksi HIV dalam tiga bulan
sebelum dites, dia mungkin masih dalam masa jendela, dan hasil tes mungkin
tidak benar. Oleh karena itu, dalam keadaan ini, orang tersebut harus dites
ulang, paling cepat tiga bulan setelah peristiwa berisiko terakhir.
Kalau kita berminat untuk melakukan tes
HIV, kita harus diberikan penyuluhan (konseling) sebelum dan setelah tes HIV.
Tes HIV tidak boleh dilakukan tanpa persetujuan berdasarkan informasi lengkap (informed
consent) dari yang bersangkutan.
HIV terdapat di darah seseorang yang
terinfeksi (termasuk darah haid), air susu ibu, air mani dan cairan vagina.
- Pada saat berhubungan seks tanpa kondom, HIV
dapat menular dari darah, air mani atau cairan vagina orang yang
terinfeksi langsung ke aliran darah orang lain, atau melalui selaput
lendir (mukosa) yang berada di vagina, penis, dubur atau mulut.
- HIV dapat menular melalui transfusi darah yang
mengandung HIV; saat ini darah donor seharusnya diskrining oleh Palang
Merah Indonesia (PMI), sehingga risiko terinfeksi HIV melalui transfusi
darah seharusnya rendah, walau tidak nol.
- HIV dapat menular melalui alat suntik (misalnya
yang dipakai secara pergantian oleh pengguna narkoba suntikan), melalui
alat tindakan medis, atau oleh jarum tindik yang dipakai untuk tato, bila
alat ini mengandung darah dari orang yang terinfeksi HIV.
- HIV dapat menular pada bayi saat kehamilan,
kelahiran, dan menyusui. Bila tidak ada intervensi, kurang lebih sepertiga
bayi yang dilahirkan oleh seorang ibu dengan HIV akan tertular.
HIV agak sulit menular, dan tidak menular
setiap kali terjadi peristiwa berisiko yang melibatkan orang terinfeksi HIV.
Misalnya, walau sangat berbeda-beda, rata-rata hanya akan terjadi satu
penularan HIV dari laki-laki yang terinfeksi pada perempuan yang tidak
terinfeksi dalam 500 kali berhubungan seks vagina. Namun penularan satu kali
itu dapat terjadi pada kali pertama.
Risiko penularan HIV dari seks melalui dubur adalah lebih tinggi, dan
penularan melalui penggunaan jarum suntik bergantian lebih tinggi lagi. Risiko
penularan dari seks oral lebih rendah, tetapi tetap ada.
HIV hanya dapat hidup di dalam tubuh
manusia yang hidup dan hanya bertahan beberapa jam saja di luar tubuh.
- HIV tidak dapat menular melalui air ludah, air
mata, muntahan, kotoran manusia dan air kencing, walaupun jumlah virus
yang sangat kecil terdapat di cairan ini. HIV tidak ditemukan di keringat.
- HIV tidak dapat menembus kulit yang utuh dan
tidak menyebar melalui sentuhan dengan orang yang terinfeksi HIV, atau
sesuatu yang dipakai oleh orang terinfeksi HIV; saling penggunaan perabot
makan atau minum; atau penggunaan toilet atau air mandi bergantian.
- Perawatan seseorang dengan HIV tidak membawa
risiko apabila tindakan pencegahan diikuti seperti membuang jarum suntik
secara aman dan menutupi luka.
- HIV tidak menular melalui gigitan nyamuk atau
serangga pengisap darah yang lain. Kebanyakan serangga tidak membawa darah
dari satu orang ke orang lain ketika mereka menggigit manusia. Parasit
malaria memasuki aliran darah dalam air ludah nyamuk, bukan darahnya.
Yang dimaksud adalah melakukan sesuatu
yang membawa risiko tinggi terkena infeksi pada dirinya atau orang lain. Kita
biasanya tidak tahu siapa terinfeksi HIV dan siapa yang tidak, jadi kegiatan
berikut termasuk berisiko tinggi:
- berhubungan seks dengan memasuki vagina, dubur
atau mulut tanpa memakai kondom. Laki-laki dengan HIV dapat menulari baik
pasangan laki-laki maupun perempuan saat berhubungan seks melalui dubur
tanpa perlindungan
- memakai jarum suntik dan semprit (insul), atau
alat tindakan medis yang tidak steril, yang mungkin tercemar oleh darah
orang lain, baik pada dirinya maupun orang lain
- menerima transfusi darah yang terinfeksi
Seks yang lebih aman adalah setiap
hubungan seks yang tidak berkaitan dengan air mani, cairan vagina dan darah
yang masuk tubuh orang lain atau menyentuh kulit terluka, misalnya:
- kegiatan seks tanpa penetrasi – dengan merangsang
alat kelamin kita atau pasangan kita (onani), seks paha, memijat atau
mencium
- memakai kondom dengan pelicin berbahan dasar air
(misalnya KY Jelly atau Pelicin Sutra, dari awal sampai
akhir waktu berhubungan seks melalui vagina atau dubur
- risiko seks oral (kontak mulut dengan alat kelamin
laki-laki atau perempuan) lebih rendah dibandingkan hubungan seks dengan
penetrasi vagina atau dubur tanpa kondom
- tidak berhubungan seks (menahan nafsu) adalah
aman
Pengurangan dampak buruk narkoba (harm
reduction) adalah tindakan yang dilakukan untuk mengurangi risiko
terjadinya penularan melalui penggunaan narkoba. Dasar pemikirannya adalah:
- Sebaiknya kita tidak memakai narkoba sama sekali.
Namun bila penggunaan narkoba tidak dapat dihindari:
- Sebaiknya kita tidak memakai narkoba dengan cara
suntik (termasuk memanfaatkanprogram terapi rumatan metadon/PTRM). Namun bila penggunaan dengan menyuntik
tidak dapat dihindari:
- Sebaiknya kita selalu memakai jarum suntik yang
baru setiap kali kita menyuntik. Namun bila tidak tersedia jarum suntik
baru:
- Sebaiknya kita tidak memakai jarum suntik
bergantian – hanya kita sendiri yang memakai jarum milik sendiri. Namun
bila harus memakai jarum suntik bergantian:
- Membersihkan jarum dan semprit dengan pemutih
sebelum dipakai oleh orang lain.
Kebanyakan orang yang terinfeksi HIV
sangat tidak ingin orang lain juga mengalami nasib yang sama. Oleh karena itu,
apabila kita terinfeksi HIV, adalah sangat penting kita mempraktekkan seks yang
lebih aman, serta tindakan pengurangan dampak buruk narkoba, yang secara
keseluruhan disebut sebagai ‘HIV Stop di Sini’, agar:
- mencegah penularan HIV ke orang yang HIV-negatif
atau yang tidak tahu status HIV-nya
- menjauhkan diri dari infeksi menular seksual
(IMS) lain, seperti kencing nanah (gonore) atau sifilis, atau infeksi lain
yang menular melalui darah
- mencegah penularan HIV ulang (reinfection),
yaitu ditulari jenis atau subtipe HIV yang lain atau dengan HIV yang sudah resistan (kebal) terhadap obat
Disesuaikan Pemberdayaan Positif, Lembaran
Informasi No. 1
Edit terakhir: 7 Januari 2009
Langganan:
Postingan (Atom)